Artikel Terbaru


Pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa kini, POMOSDA!!! ....

Dosen Sukarni.,ST.,MM - 23 Jun 2020

Kemana Mahasiswa Setelah LULUS ????!!!

Tidak dipungkiri perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada beberapa tantangan. tantangan tersebut paling tidak dapat dibedakan menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berkaitan dengan kemapanan perguruan tinggi, kualitas dosen, kualitas mahasiswa, sarana prasarana, fasilitas, kurikulum dan kualitas alumni/lulusan. Sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan kemajuan teknologi digital, munculnya generasi instan, faktor lingkungan, fakfor regulasi dan pengguna alumni/lulusan. Disadari atau tidak perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dalam setiap perubahan yang akan terjadi dan mampu menerapkan model pembelajaran yang mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut. membludaknya lulusan perguruan tinggi setiap tahun merupakan prioritas yang harus dipikirkan oleh perguruan tinggi, mau kemana mereka setelah lulus?? bekerja atau membangun usaha sendiri atau mau apaaaaa???? apakah ingin menjadi PNS atau bekerja pada perusahaan-perusahaan milik pemerintah??!! bukankah peluang itu semakin lama semakin kecil bahkan mendekati 0 (Nol). apa yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi berkaitan dengan lulusannya?? sangat ironi ...

Read More...

STT POMOSDA menerapkan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 ....

Dosen STT Pomosda - 21 Jun 2020

Online Learning atau disebut dengan pembelajaran daring saat ini lagi marak dilaksanakan hampir diseluruh perguruan tinggi. pengaruh pandemii covid-19 sebagai salah alasan mengapa perguruan tinggi menerapkan sistem pembelajaran daring. walaupun sebenarnya pembelajaran dengan media online sudah sangat lama diterapkan diperguruan tinggi yang salah satunya menggunakan e-learning berbasis moodle.

Pertanyaannya adalah bagamana kualitas pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh dosen? satu sisi dengan pandemi covid-19 memicu dosen untuk upgrading terutama berkaitan dengan IT. berdasarkan pengamatan dilapangan dihasilkan bahwa ternyata beberapa dosen belum cukup mampu menguasai tool pembelajaran secara online. salah satu contoh misalnya aplikasi google classroom yang sangat sederhana masih ada yang kesulitan untuk menerapkan. disamping itu seiring dengan berajalannya waktu tanggapan beberapa mahasiswa yang mengikuti perkuliahan online merasa sudah sangat jenuh dan bosan, belum lagi ditambah dengan efek radiasi yang disebabkan oleh pengaruh layar monitor. 

Sudah sejak bulan maret STT POMOSDA melaksanakan pembelajaran daring ditengah pendemi covid-19, upaya ini dilaksanakan

Read More...

Release Tool Artikel v1.2 ....

Dosen Wakid Anwar - 17 Jun 2020

Puji syukur kami haturkan, pada yang Allah AsmaNya, Karna tiada daya tanpa Dia. Kami sangat berbahagia sekali telah diberikan kesempatan untuk membuat sebuah tool atau alat yang berfungsi untuk memperbaharui artikel di Web Perguruan Tinggi Kami STT POMOSDA Tercinta. Semoga dengan bantuan tool ini dapat terbantu dan semakin bersemangat untuk memperbaharui artikel di Web STT POMOSDA ini. Kami akan menjelaskan fitur apa saja yang dapat digunakan untuk saat ini, adapun fitur nya adalah sebagai berikut :

Progress di tanggal 4 Juli 2020 s.d 12 Juli 2020 :

  • Edit artikel, edit agenda, edit news, edit pengumuman.
  • Hapus artikel, hapus agenda, hapus news, hapus pengumuman.
  • Preview artikel, preview agenda, preview news, preview pengumuman.
  • About Page.

Progress di tanggal 17 Juni 2020 :

  • Posting artikel baru. (Dibuat tanggal 17 Juni 2020)
  • Kunci folder dengan .htaccess. (Dibuat tanggal 17 juni 2020)

Dan hanya itu informasi yang dapat kami sampaikan, lebih dan kurang nya kami

Read More...

Disiplin Ilmu Teknik dan Penataan Gelar Akademik ....

Dosen Muhammad Pudhail - 02 Mar 2015

Pengantar

Disiplin ilmu Teknik secara formal awalnya diperkenalkan dijaman kolonial. Berdirinya Technische Hogeschool Bandoeng (THS) di Kota Bandung (yang kemudian terkenal sebagai ITB) merupakan institusi pendidikan tinggi teknik pertama di Nusanatara. Itulah sebabnya gelar akademik alumni THS, bergelar Insinyur (Ir.), bahkan masih digunakan untuk sarjana teknik di indonesia yang lulus sebelum tahun 1993. Gelar Ir. dan juga Drs, serta Mr. (Ahli hukum) semuanya adalah warisan pemerintah kolonial Belanda.

Terlepas dari asal usul dan sebagainya, kita coba berpikir kembali bahwa sejak keluarnya KKNI (Kerangka Kompetensi Nasional Indonesia), tahun lalu, pemerintah berusaha mensosialisasikan KKNI ke seluruh perguruan tinggi di tanah air. Penataan terhadap penamaan seluruh program studi termasuk disiplin ilmu Keteknikan, sudah dimulai sejak tahun 2007. Bahkan, 22 tahun sebelumnya, penataan gelar akademik sudah dilakukan, tepatnya pada tahun 1993. Penggunaan gelar akademik telah diatur oleh pemerintah, salah satu diantaranya yang sampai saat ini jarang orang tahu, bahwa gelar akademik hanya dipakai dilingkungan ...

Read More...