STT POMOSDA Nganjuk

Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda

Sejarah STT POMOSDA

Perjalanan panjang pendidikan tinggi teknologi berbasis pesantren yang mencetak generasi ulul albab berilmu, beramal, dan bertaqwa

SEJARAH PERJALANAN

Dengan berkah dan rahmat Allah SWT, guna mencapai tujuan "memancarkan pendidikan luas tentang Islam sehingga pesantren ini dapat mengeluarkan sebanyak-banyaknya orang yang cakap dan luas kepahamannya tentang agama Islam, rajin berbakti dan beramal kepada masyarakat berdasarkan taqwa kepada Allah sehingga menjadi anggota masyarakat yang berilmu, beramal dan bertaqwa", maka Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (POMOSDA) hadir dengan visi pendidikan yang menyeluruh dan transformatif.

Linimasa Sejarah

1880 M

Awal Mula

Pesantren Takeran Magetan didirikan oleh almarhum Bapak Kyai Hassan Ulama', menandai awal perjalanan pendidikan Islam tradisional yang kelak menjadi cikal bakal sistem pendidikan POMOSDA.

1943

Transformasi Pesantren

Pesantren Takeran Magetan diubah oleh cucu pendirinya, Bapak Kyai Imam Mursyid Muttaqien, menjadi Pesantren Sabill Muttaqien (PSM) dengan visi pendidikan yang lebih modern namun tetap menjaga nilai-nilai tradisional.

Era Modern

Kelahiran POMOSDA

Berdirinya Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (POMOSDA) dengan sistem pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan pendidikan modern, melahirkan Tarbiyatul Mu'allimin Al-Islamiyah sebagai wujud nyata pendidikan terpadu.

Perkembangan

STT POMOSDA

Transformasi menjadi Sekolah Tinggi Teknologi (STT) POMOSDA dengan fokus pada pendidikan tinggi teknologi berbasis pesantren, menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang teknologi dengan landasan iman dan taqwa yang kuat.

Qaidah-Qaidah Pendidikan POMOSDA

Kemandirian Sejati

"Sokongan dan bantuan dari orang lain baru diterima jika tidak mengikat lahir maupun bathin dan capailah rasa hurriyah tammah (jiwa yang merdeka sejati)."

Pendidikan Berbasis Cinta

"Pimpinan pendidikan yang ditakuti harus dijauhi, sedangkan pimpinan yang dicintai dibiasakan. Pengaruh pendidikan berdasarkan mahabbah (kecintaan) lebih besar dan mendalam."

Pendidikan Cara Pondok

"Pendidikan cara pondok adalah cara pendidikan yang mendalam, berpengaruh dan berjiwa, sehingga ro' (pendidik) dan ro'yahnya (yang dididik) merupakan satu keluarga."

Niat Lillahi Ta'ala

"Kita harus berusaha sekuat-kuatnya dapat menjalankan amal niatan 'lii'lai kalimatilah' karena Allah. Pekerjaan yang didasarkan atas niatan yang luhur dan suci menjamin kebahagiaan dunia akhirat."

Self Bedruiping Sistem

"Cara berbelanja diri sendiri sedapat mungkin harus dilakukan agar terlepas dari rasa menggantungkan diri kepada pertolongan orang lain."

Sabar dan Tawakkal

"Dengan sabar dan tawakkal kita harus dapat mencapai tingkat dan martabat rasa. Pengorbanan untuk mendidik diri pribadi dan masyarakat harus diberikan dengan ikhlas."

"Hanya dengan cinta, manusia bisa berkreasi. Cinta oleh Einstein disebut: 'titik pusat gravitasi kesadaran emosional tempat terjadinya kreasi, cinta adalah panglima yang bisa mempersatukan segala nilai etik menjadi satu kesatuan yang dinamis dan harmonis'."

- Filosofi Pendidikan POMOSDA

Filosofi Pendidikan Modern

Nama pondok yang diikuti kata-kata "modern" merupakan upaya mengenalkan jati diri yang sesuai dengan kemajuan zaman dan sekaligus mempersiapkan jawaban bagi setiap tantangan. Sebagai orang yang cakap harus dengan berbagai pendidikan dan pelatihan ketrampilan kerja, penguasaan sains dan teknologi, penguasaan berbagai bahasa yang diperlukan untuk menunjang masa depan serta luasnya wawasan.

Memenuhi kriteria modern, Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa menekankan pentingnya disiplin dan semangat belajar yang tinggi disertai dengan upaya mematangkan pemahaman yang tinggi tentang agama Islam sehingga penghayatan imannya dan taqwanya kepada Allah SWT terbentuk dalam bentuk jamaah yang guyub rukun karena suburnya pengembangan akhlak dan budi pekerti yang baik.

"Asal mau 'ukril' pasti gempil (diberi rezeki Allah). Untuk menjadikan ukril ini yang memerlukan kesiapan-kesiapan, pendidikan dan pelatihan yang memadai sehingga menjadi orang yang ulet dalam usaha, banyak kreatifitasnya, banyak inisiatifnya, tidak mudah menyerah dan tidak mudah putus asa apalagi kecil hati. Selalu berjiwa sabar dan tawakkal kepada Allah SWT." - Wasiat Almarhum Bapak Kyai Mohammad Kusnun Malibary

Nilai-Nilai Inti POMOSDA

Berilmu

Pengembangan intelektual yang komprehensif

Beramal

Aplikasi ilmu untuk kemaslahatan masyarakat

Bertaqwa

Landasan spiritual setiap aktivitas

Kekeluargaan

Hubungan harmonis pendidik dan peserta didik

Modern

Adaptasi dengan perkembangan zaman

Berkesinambungan

Pendidikan yang berkelanjutan

Sejarah STT POMOSDA adalah cerita tentang transformasi pendidikan dari tradisi pesantren yang kuat menuju pendidikan tinggi teknologi modern, tanpa kehilangan jati diri sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Perjalanan ini terus berlanjut dengan semangat untuk mencetak generasi ulul albab yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.