TEKNIK INDUSTRI

Rekayasa sistem terintegrasi yang mengoptimalkan manusia, material, peralatan, energi, dan informasi untuk menciptakan efisiensi dan produktivitas industri

3
Konsentrasi Inti
S-1
Strata Pendidikan
2035
Target Visi
5+
Bidang Karir

Profil Program Studi

Teknik Industri STT POMOSDA

Teknik Industri adalah suatu rekayasa yang berkaitan dengan desain, pembaruan, dan instalasi dari sistem integrasi yang meliputi manusia, material, peralatan, energi dan manusia.

Menurut Institute of Industrial Engineering (IIE), Teknik Industri berkaitan dengan perancangan, perbaikan, dan instalasi sistem terintegrasi seperti orang, material, informasi, peralatan, dan energi dan dibangun atas pengetahuan dan keahlian khusus dalam bidang matematika, fisika, dan ilmu sosial bersama-sama dengan prinsip dan metode analisis rekayasa dan desain untuk menetapkan, memprediksi, dan mengevalusi hasil yang akan dicapai dari suatu sistem.

Seiring dengan perkembangannya, Program Studi Teknik Industri (S-1) STT POMOSDA fokus pada 3 core (konsentrasi) yang menjadi capaian kompetensi utama.

Visi & Misi

Program Studi Teknik Industri

Visi

Mewujudkan Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA yang berkualitas dan handal pada tahun 2035 sebagai salah satu pusat pengembangan Ilmu Teknik Industri berbasis kemandirian pangan dan teknologi di wilayah Jawa Timur berlandaskan ilmu, amal dan taqwa.

Misi

  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan unggul sesuai dengan bidang ilmu teknik industri berlandaskan ilmu, amal dan taqwa.
  • Mengembangkan penelitian di bidang teknik industri dan profesi yang terkait dengan pengelolaan sistem industri dan fasilitasnya serta mampu merespon setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya berkaitan dengan kemandirian pangan dan teknologi.
  • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang teknik industri berbasis kemandirian pangan dan teknologi.

Konsentrasi Program Studi

3 Core Utama Teknik Industri

Core 1

Manajemen Industri

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri dimanfaatkan dalam aktivitas penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha yang dilakukan melalui fungsi dan proses manajemen.

Fokus Utama: Keunggulan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai gejolak yang mungkin timbul di dalam lingkungan usaha dengan sifat yang dinamis.

Core 2

Sistem Produksi dan Manufaktur

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri dalam rangka meningkatkan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral dalam sebuah produksi industri.

Faktor Integrasi: Manusia, mesin, material, energi, dan informasi melalui proses perencanaan, perancangan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga harmonisasi antara manusia dengan lingkungan kerjanya.

Core 3

Perancangan Teknologi Industri Terintegrasi

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri digunakan untuk melakukan perancangan teknologi yang mengintegrasikan dan mengkolaborasikan disiplin teknik industri dengan komputer.

Kolaborasi Teknologi: Sistem basis data, sistem informasi manajemen, IIoT (Industrial Internet of Things), Mekatronika Robotika untuk menghasilkan rancangan teknologi industri yang mampu meningkatkan tingkat efisiensi dan efektifitas dalam implementasinya di dunia industri.

Capaian Kompetensi Lulusan

Kompetensi Utama Teknik Industri

Kompetensi Teknis

  • Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa (engineering fundamentals), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem terintegrasi
  • Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi)
  • Mampu mengidentifikasi, memformulasikan dan menganalisis masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi berdasarkan pendekatan analitik, komputasional atau eksperimental
  • Mampu merumuskan solusi untuk masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration)
  • Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem terintegrasi dengan pendekatan sistem

Kompetensi Profesional

  • Mampu merancang sistem terintegrasi sesuai standar teknis, keselamatan dan kesehatan lingkungan yang berlaku dengan mempertimbangkan aspek kinerja dan keandalan, kemudahan penerapan dan keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, sosial, dan kultural
  • Mampu meneliti dan menyelidiki masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi menggunakan dasar prinsip-prinsip rekayasa dan dengan melaksanakan riset, analisis, interpretasi data dan sintesa informasi untuk memberikan solusi
  • Menguasai pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini
  • Menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum
  • Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa
  • Mampu melakukan komunikasi baik secara tertulis maupun lisan yang efektif
  • Memahami tanggung jawab profesi dan aspek etikal keprofesian
  • Mampu mengenali kebutuhan, dan mengelola pembelajaran diri seumur hidup
  • Mampu melakukan kerjasama dalam sebuah kelompok kerja

Bidang Kerja Lulusan

Peluang Karir Teknik Industri

Engineering Manager

Menyusun sumber daya dan rencana kerja suatu proyek, memastikan ketuntasan proyek-proyek penting dan tugas-tugas engineering dengan problem solving skill yang baik.

Project Manager

Merencanakan, mengatur, dan mengarahkan proyek agar tepat waktu, sesuai budget, dan dalam lingkup yang tepat.

Quality Controller

Memeriksa apakah produk yang akan dilepas ke pasar sudah memenuhi standar kualitas yang ditentukan (Quality Control Engineer).

Product Analyst

Mengembangkan strategi marketing yang tepat untuk suatu produk dengan membandingkan produk tersebut dengan tren industri.

Health & Safety Officer

Mencegah kecelakaan kerja maupun berbagai penyakit yang ditimbulkan dan berada dalam lingkup pekerjaan (HSE Engineer/Officer/Manager).