Tentang Acara
Sistem penyiraman otomatis ini bekerja secara terintegrasi dengan memanfaatkan Microcontroller ESP-12E sebagai pusat kendali utama yang mengatur seluruh operasional perangkat. Proses diawali dengan pemantauan kondisi lingkungan melalui Sensor Soil Moisture yang ditanam di dalam tanah untuk mendeteksi tingkat kelembapan secara real-time. Jika sensor mendeteksi bahwa kadar air tanah berada di bawah ambang batas yang telah ditentukan (tanah kering), ESP-12E akan secara otomatis mengirimkan sinyal perintah untuk mengaktifkan pompa atau katup air.
Selama proses penyiraman berlangsung, Sensor Water Flow yang terpasang pada jalur pipa akan bekerja untuk mengukur debit dan volume air yang mengalir, guna memastikan distribusi air berjalan lancar dan mencegah pemborosan. Keunggulan utama dari penggunaan chip ESP-12E ini adalah adanya modul Wi-Fi terintegrasi yang memungkinkan seluruh data, mulai dari tingkat kelembapan tanah hingga total konsumsi air, dikirimkan langsung ke perangkat pengguna melalui jaringan internet. Setelah sensor kelembapan mendeteksi bahwa tanah telah mencapai tingkat kebasahan yang ideal, sistem akan secara otomatis memutus aliran air, sehingga tercipta proses irigasi yang presisi, hemat energi, dan dapat dipantau dari jarak jauh oleh tim pengembang maupun pengguna di area perkebunan STT Pomosda.
Acara Lainnya
Jangan lewatkan acara menarik lainnya dari kami