STT POMOSDA
  • Rabu, 22 Mei 2024
  • 22 Al Qoyyim 11 MHD
  • Berita
  • Cerita Belinda |Mahasiswa STT POMOSDA sukses mengikuti Pertukaran Pelajar Mahasiswa di Universitas Negeri Mataram
Cerita Belinda |Mahasiswa STT POMOSDA sukses mengikuti Pertukaran Pelajar Mahasiswa di Universitas Negeri Mataram
  • Post :STT POMOSDA
  • Rabu, 15 Mei 2024
  • 08:08

Cerita Belinda |Mahasiswa STT POMOSDA sukses mengikuti Pertukaran Pelajar Mahasiswa di Universitas Negeri Mataram

Saya Belinda Prity dari Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda mengikuti salah satu program pertukaran pelajar yaitu PMM atau Pertukaran Mahasiswa Merdeka batch 4 di universitas mataram. Ada banyak sekali kegiatan yang di selenggarakan selama PMM berlangsung. Dimulai dari penerimaan mahasiswa baik secara general maupun perfakultas, berkuliah pada umumnya seperti mahasiswa universitas mataram dan yang paling di banggakan dan di tunggu tunggu adalah kegiatan modul nusantara. Didalam kegiatan modul nusantara terdapat serangkaian susunan kegiatan yang wajib di lakukan sebagai mahasiswa PMM. Di mulai dengan kick off modul nusantara. 
Kick off modul nusantara adalah pembukaan dari kegiatan modul nusantara. Dimana kita nantinya setiap mahasiswa di wajibkan untuk menggunakan pakaian adat dari setiap masing masing daerah sebagai cerminan keberagaman. Kemudian diadalam kegiatan modul nusantara yang kita nantinya akan mengunjungi beberapa destinasi wisata dan melakukan kegiatan yang sudah di jadwalkan. Kegiatan yang dilakukan pun bermacam macam dan sudah dikelompokkan seperti kebhinekaan, refleksi, & inspirasi. Di kegiatan modul nusantara yang sudah saya lakukan seperti kebhinekaan yaitu mengunjungi museum provinsi NTB, Taman Narmada, Islamic Center, Pantai Mandalika, dan Pura Lingsar. Disana kami tidak hanya mengunjungi. Tetapi juga belajar sejarah, keberagaman, toleransi, budaya dan hal hal baik lainnya. 
Adapun kunjungan ke desa adat sade yang dimana terdapat kurang lebih 150 rumah dan ditempati oleh suku asli sasak. Mereka sangat menjaga kemurnian adat turun menurun dan keturunan mereka tanpa mau dicampuri seperti dengan cara masih menikahi saudara sendiri. Kemudian adapun kegiatan refleksi yang dimana kami akan berdiskusi dan bercerita mengenai banyak hal guna menjalin kedekatan dan mempelajari setiap perbedaan karakter yang ada. Dan yang terakhir inspirasi didalam kegiatan inspirasi saya diajarkan untuk lebih dekat dengan penduduk asli dan warga lokal disana. Saya bersama teman teman menjalin komunikasi dan menyerap semua ilmu ataupun hal hal baik dari mereka. Seperti belajar mengenai kebiasaan dan budaya mereka.