STT POMOSDA
  • Kamis, 06 Oktober 2022
  • 06 Al Baqir 10 MHD

TEKNIK INDUSTRI

  • Author

    STT POMOSDA

TEKNIK INDUSTRI

--Profil Program Studi Teknik Industri--

Teknik Industri adalah suatu rekayasa yang berkaitan dengan desain, pembaruan, dan instalasi dari sistem integrasi yang meliputi manusia, material, peralatan, energi dan manusia. menurut Institute of Industrial Engineering (IIE) Teknik Industri berkaitan dengan perancangan, perbaikan, dan instalasi sistem terintegrasi seperti orang, material, informasi, peralatan, dan energi dan dibangun atas pengetahuan dan keahlian khusus dalam bidang matematika, fisika, dan ilmu sosial bersama-sama dengan prinsip dan metode analisis rekayasa dan desain untuk menetapkan, memprediksi, dan mengevalusi hasil yang akan dicapai dari suatu sistem. 

Seiring dengan perkembangannya Program Studi Teknik Industi (S-1) STT POMOSDA fokus pada 3 core (konsentrasi) yang menjadi capaian kompetensi diantaranya :

1) Manajemen Industri

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri dimanfaatkan dalam aktivitas penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha yang dilakukan melalui fungsi dan proses manajemen. Adapun sebagai tumpuan utamanya adalah keunggulan sumber daya manusia sendiri dalam menghadapi berbagai gejolak yang mungkin timbul di dalam lingkungan usaha dengan sifat yang dinamis.


2) Sistem Produksi dan Manufaktur

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri  dalam rangka meningkatkan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral dalam sebuah produksi industri. Adapun faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah integrasi antara manusia, mesin, material, energi, dan informasi yang dilakukan melalui proses perencanaan, perancangan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan terus menjaga harmonisasi antara manusia dengan lingkungan kerjanya.

3) Perancangan Teknologi Industri Terintegrasi

Pada bidang keahlian ini, pendekatan teknik industri digunakan untuk melakukan perancangan teknologi yang mengintegrasikan dan mengkolaburasikan disiplin teknik industri dengan komputer. kolaburasi antara sistem basis data, sistem informasi manajemen, IIoT (Industrial Internet of Thing, Mekatronika Robotika diharapkan mampu menghasikan rancangan teknologi industri yang mampu meningkatkan tingkat efisiensi dan efektifitas dalam implementasinya di dunia industri.


--Capaian Kompetensi Lulusan--

1) Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa (engineering fundamentals), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem terintegrasi.

2) Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi.

3) Mampu mengidentifikasi, memformulasikan dan menganalisis masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi berdasarkan pendekatan analitik, komputasional atau eksperimental.

4) Mampu merumuskan solusi untuk masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration).

5) Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem terintegrasi dengan pendekatan sistem

6) Mampu merancang sistem terintegrasi sesuai standar teknis, keselamatan dan kesehatan lingkungan yang berlaku dengan mempertimbangkan aspek kinerja dan keandalan, kemudahan penerapan dan keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, sosial, dan kultural.

7) Mampu meneliti dan menyelidiki masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi menggunakan dasar prinsip-prinsip rekayasa dan dengan melaksanakan riset, analisis, interpretasi data dan sintesa informasi untuk memberikan solusi.

8) Menguasai pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini.

9) Menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum.

10) Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa.

11) Mampu melakukan komunikasi baik secara tertulis maupun lisan yang efektif.

12) Memahami tanggung jawab profesi dan aspek etikal keprofesian.

13) Mampu mengenali kebutuhan, dan mengelola pembelajaran diri seumur hidup.

14) Mampu melakukan kerjasama dalam sebuah kelompok kerja


-- Bidang Kerja Lulusan Teknik Industri--

1) Engineering Manager

Seorang manajer di Divisi Engineering bertugas menyusun sumber daya dan rencana kerja suatu proyek. Adalah tanggung jawab seorang Engineering Manager untuk memastikan ketuntasan proyek-proyek penting dan tugas-tugas engineering. Selain menguasai seluk beluk pekerjaan Teknik Industri, Engineering Manager perlu memiliki problem solving skill yang baik.

2) Project Manager

Seorang Project Manager memiliki tanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, dan men-direct agar suatu proyek tuntas dikerjakan. Project Manager pula yang harus memastikan bahwa proyek tersebut tepat waktu, sesuai budget, dan dalam lingkup yang tepat.

3) Quality Controller

Alumni Teknik Industri yang kemudian bekerja sebagai seorang Quality Controller dikenal sebagai Quality Control Engineer yang tugasnya adalah memeriksa apakah produk yang akan dilepas ke pasar sudah memenuhi standar kualitas yang ditentukan.

4) Product Analys

seorang Product Analyst mengembangkan strategi marketing yang paling tepat untuk suatu produk. Tugas Product Analyst juga untuk membandingkan antara produk tersebut dengan tren industri agar nantinya perusahaan memperoleh keuntungan. 

5) Health and Safety Offfier

Safety is a crucial part of a project. Itulah sebabnya Health, Safety, and Environment (HSE) Engineer, Officer, maupun Manager menjadi prospek kerja Teknik Industri yang penting pula. Peran Health and Safety Officer adalah mencegah kecelakaan kerja maupun berbagai penyakit yang ditimbulkan dan berada dalam lingkup pekerjaan.